Lalu Bagimana jika utang itu diperuntukan untuk kepentingan pribadi? jawabannya adalah tidak masalah. Sepanjang utang digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah pada keuangan anda, maka utang boleh di lakukan. contohnya, anda berbisnis roti, anda membutuhkan modal untuk membeli bahan seperti telur, tepung, alat pembuatan dll. sisa modal digunakan untuk meningkatkan penjualan, dan ujung" nya juga keuntungan menjadi berlipat ganda. Bisnis roti anda diminati oleh banyak orang, jika semula anda hanya menjual roti hanya di area rumah anda, sekarang anda ingin memiliki toko. anda bisa saja berutang untuk meminjam uang dari bank/credit untuk membeli atau membangun sebuah toko. dengan catatan, nilai penjualan anda harus lebih besar, sehingga keuntungan pun meningkat. Dengan kata lain, kemampuan bisnis anda menghasilkan dan mampu mengembalikan pinjaman anda.
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


