Berutang Untuk Investasi?

gallery thumbnail
Planetbisnis.com - Mungkin anda sering mendengar jargon "berutang adalah dosa". Lepas dari itu apakah anda memiliki keyakinan yang sama atau tidak, yang jelas tidak ada satupun kitab suci yang mengatakan bila berutang adalah dosa. Tidak ada suatu hukum yang melarang untuk berutang, yang dosa dan yang melanggar hukum adalah kalau tidak membayar hutang. hutang malah dianjurkan sebagai salah satu meningkatkan produktivitas keuangan atau bisnis anda. Bahkan negara tercinta kita ini RI sekalipun memiliki utang yang sangat banyak. Kalau tidak ditopang dengan utang, APBN dll akan jebol dan tidak memiliki mempunyai biaya untuk pembangunan. Jadi, kata kata kunci nya adalah sebagai produktivitas. dengan syarat utang tersebut memberikan nilai tambah dan manfaat dalam pengunaannya, maka berhutang/ meminjam uang adalah tindakan yang sah-sah saja.

Lalu Bagimana jika utang itu diperuntukan untuk kepentingan pribadi? jawabannya adalah tidak masalah. Sepanjang utang digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah pada keuangan anda, maka utang boleh di lakukan. contohnya, anda berbisnis roti, anda membutuhkan modal untuk membeli bahan seperti telur, tepung, alat pembuatan dll. sisa modal digunakan untuk meningkatkan penjualan, dan ujung" nya juga keuntungan menjadi berlipat ganda. Bisnis roti anda diminati oleh banyak orang, jika semula anda hanya menjual roti hanya di area rumah anda, sekarang anda ingin memiliki toko. anda bisa saja berutang untuk meminjam uang dari bank/credit untuk membeli atau membangun sebuah toko. dengan catatan, nilai penjualan anda harus lebih besar, sehingga keuntungan pun meningkat. Dengan kata lain, kemampuan bisnis anda menghasilkan dan mampu mengembalikan pinjaman anda.

Related Posts

Previous
Next Post »

Gamis Syar'i Premium

Gamis Syar'ibaju muslim dan gamis syari